Wednesday, June 27, 2012

7 Tips Mempercepat Pengikisan Lemak

Selain banyak bergerak dan rajin berolah raga, sebenarnya ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk membantu mempercepat pembakaran kalori dan mengikis lemak yang menumpuk dalam tubuh Anda.  


Kini memang banyak produk ditawarkan yang mengklaim dapat membantu membakar  kalori dalam tubuh. Tetapi pada kenyataannya, menurut para ahli, hanya ada satu cara yang paling efektif, yaitu dengan banyak beraktivitas atau bergerak.






"Pada dasarnya, kita tidak mengetahui cara lain untuk membakar lebih banyak kalori  atau meningkatkan metabolisme tubuh selain dengan lebih banyak bergerak," ungkap Barry M Popkin, PhD, Direktur Program Interdisipliner Obesitas di Universitas North Carolina.



Namun begitu, bukan berarti tak ada cara lain untuk mempercepat pembakaran kalori.  Nah, berikut adalah delapan tip yang dapat Anda tempuh untuk mempercepat pembakaran kalori dan mengikis lemak dalam tubuh :



1.  Jalan cepat


Cara yang satu ini adalah cara paling kuno, tapi populer murah dan efektif.  "Semakin sering menghabiskan waktu berolahraga dan semakin semangat melakukannya, kian banyak kalori yang akan dibakar," kata Christopher Wharton, PhD, peneliti dan pelatih profesional dari Rudd Center for Food Policy and Obesity di Universitas Yale.


Selain itu, menurut George Bray MD pakar obesitas dari  Pennington Biomedical Research Center di Baton Rouge, aktivitas jalan cepat setiap hari adalah jenis latihan yang paling disarankan bagi mereka yang ingin membakar banyak kalori.



Ketika berolahraga, tubuh Anda akan membakar kalori untuk menyediakan tenaga. Namun begitu,  olahraga sangat menguntungkan karena meski latihan Anda sudah selesai tubuh masih akan terus membakar banyak kalori. Walau sulit menentukan berapa lama efek ini akan berlangsung (bervariasi tergantung komposisi tubuh dan tingkat latihan), Wharton memperkirakan bahwa rata-rata metabolisme tubuh akan meningkat sedikitnya dalam 24 jam.



Jika Anda ingin memperpanjang efek pembakaran kalori ini, Wharton menyarankan untuk berolahraga dengan durasi atau waktu yang cukup lama. "Sejumlah riset menunjukkan  bahwa dengan menambah durasi olahraga, peningkatan rata-rata metabolisme keseluruhan menjadi panjang," ujarnya.

2. Aoerobik dan latihan otot


Ketika berolahraga, Anda menggerakkan otot.  Ini akan membantu membangun massa otot, dan jaringan otot akan membakar lebih banyak kalori ketimbang lemak tubuh,  bahkan saat Anda sedang istirahat sekali pun.  Menurut Wharton, 10 pon otot tubuh dapat membakar 50 kalori dalam sehari saat tubuh diam, dan 10 pon lemak akan membakar 20 kalori.


"Cara paling efektif meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar banyak kalori adalah latihan aerobik dan latihan kekuatan (strength training), keduanya sangat penting," ungkap Megan A McCrory, PhD,  peneliti dari School of Nutrition and Exercise Science di Universitas Bastyr.



Strength training adalah penggunaan resistensi kontraksi otot untuk membangun kekuatan, daya tahan anaerobik, serta ukuran otot rangka. Latihan kekuatan menjadi penting artinya ketika kita beranjak tua di mana metabolisme cenderung mulai menurun.  Salah satu cara untuk memelihara metabolisme adalah memasukkan latihan kekuatan pada program olahraga Anda sedikitnya dua kali seminggu.  



3. Minum teh hijau dan teh hitam


Teh adalah minuman menyehatkan mengandung kafein, yakni stimulan yang dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar. Salah satu yang dapat dirasakan dalam sesaat adalah Anda seperti mendapat banyak energi, yang berarti Anda akan lebih banyak bergerak.  Kafein juga dapat menimbulkan perubahan metabolisme tubuh yang membuat lebih banyak kalori terbakar.


Beberapa riset mengindikasikan, teh hijau atau hitam memilih manfaat yang lebih besar ketimbang kafein yang dikandungnya. Sebuah penelitian mencatat adanya penurunan asupan makanan pada tikus yang diberi polifenol yang ditemukan dalam teh hijau.



Riset lain pada manusia oleh peneliti Universitas Lausanne di Swiss menunjukkan bahwa teh hijau memiliki senyawa penghasil panas dan pembakar lemak melebihi kafein. Ketika 31 pria dan wanita sehat diberi minuman mengandung catechin, kafein dan kalsium selama tiga hari, penggunaan energi mereka selama 24 jam meningkat 4,6 persen.



Dalam American Journal of Clinical Nutrition edisi  September 2006, peneliti mengungkapkan bahwa minum teh saat makan juga memberikan pengaruh.  Ekstrak teh dapat mengganggu absorpsi karbohidrat dalam tubuh ketika keduanya dikonsumsi bersamaan.

4. Makan sedikit-sedikit, tapi sering


Setiap kali Anda makan atau sekedar mengudap, sistem pencernaan akan bekerja dan mencerna makanan kemudian menyerap nutrisi.  Untuk menghidupkan mesin pencernaan dan melakukan proses ini tentu juga dibutuhkan kalori .  Oleh sebab itu, masuk akal bila semakin sedikit makan Anda namun sering, makin banyak kalori yang dibakar.


Untuk mekanisme tersebut, ada peneliti yang berpendapat bahwa buktinya belum terlalu kuat. Meski begitu, banyak ahli yang percaya bahwa makan sedikit-sedikit tapi sering adalah cara yang menyehatkan dibanding makan besar satu atau dua kali dalam sehari.

5. Jangan tunda sarapan


Banyak bukti penelitian mendukung adanya hubungan sarapan dengan peningkatan berat badan.  Orang yang menunda sarapan cenderung lebih banyak mengonsumsi kalori pada siang, sore, atau malam harinya. Riset juga mengindikasikan, menunda sarapan berkaitan dengan tingginya indeks masa tubuh pada kalangan remaja.


6. Mengonsumsi produk susu rendah lemak


Kalsium yang terkandung dalam susu rendah lemak diklaim membantu membakar lebih banyak kalori, namun mekanisme ini akan berfungsi dalam dua cara berbeda. Yang pertama, riset di Denmark menunjukkan tubuh akan menyerap lebih sedikit kalori dan lemak dari makanan ketika mengonsumi kalsium dari produk susu rendah lemak. Kedua, riset lain menyatakan, sering mengonsumsi makanan berkalsium tinggi- termasuk produk  susu rendah lemak - dapat menurunkan  lemak perut terutama pada remaja pria kulit putih.


7. Resah


Berperilaku seperti ini juga membutuhkan energi, dan menurut sebagian ahli resah atau gundah dapat dikategorikan sebagai tindakan. "Sejumlah penelitian lama menyarankan bahwa kalori dapat dibakar setiap hari dengan berperilaku resah," ungkap Jamie Pope, MS, RD, LDN, pakar nutrisi dari Vanderbilt University School of Nursing.


Sebuah riset juga menemukan bahwa tindakan informal seperti resah bisa menjadi faktor yang lebih penting ketimbang latihan formal dalam menentukan siapa yang kurus dan siapa yang gemuk.



Diet dan olahraga adalah topik menarik yang perlu didiskusikan dengan dokter Anda. Sebelum menjalani olahraga atau mengonsumi suplemen pada diet Anda, akan sangat bijak bila  bertanya lebih dulu kepada dokter. Jika Anda mengidap penyakit tertentu atau sedang menjalani pengobatan tertentu, mungkin saja ada aktivitas atau suplemen yang harus dihindari.

Wednesday, June 6, 2012

Cara Memulai Olahraga buat Orang Gemuk


Orang yang sedang mengalami masalah kelebihan berat badan umumnya sering merasa tidak nyaman, baik fisik maupun mental. Mereka seringkali merasa malu untuk keluar dari rumah dan takut ketika harus mengikuti program kebugaran untuk jangka waktu yang lama.



Tapi jangan khawatir, ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kondisi ini. Salah satunya dengan meminta bantuan dari pelatih olahraga yang berpengalaman. Namun, Anda juga bisa melakukannya sendiri dengan mengikuti beberapa panduan dan tips berikut ini:
1. Mencari dukungan

Anggota keluarga, teman, dokter dan pelatih dapat membantu Anda keluar dari masalah kesehatan dan mental. Jika Anda punya rencana untuk mulai menjalankan program kebugaran, maka Anda harus memberitahukan rencana tersebut ke dokter Anda. Dia perlu untuk memeriksa kondisi kesehatan Anda dengan teliti, untuk mencegah kemungkinan Anda mengalami risiko tekanan darah tinggi, diabetes, dan sesak napas.
Jangan lupa juga untuk menginformasikan tentang kondisi kesehatan Anda ke pelatih. Berkonsultasilah ke pelatih yang berpengalaman dalam menangani problem obesitas. Anda juga bisa mendaftarkan diri ke sebuah pusat kebugaran yang berafiliasi dengan rumah sakit. Di tempat ini, Anda bisa mendapatkan jenis latihan yang terbaik karena sudah disesuaikan kondisi kesehatan Anda.

2. Cobalah atasi hambatan mental 

Mereka yang mengalami obesitas sering merasa sulit untuk menyesuaikan diri dengan mereka yang normal. Semua orang umumnya memiliki ketakutan akan penolakan sosial, dan rasa takut ini ternyata sedikit lebih sering dialami oleh individu yang obesitas atau kegemukan. Beberapa individu dengan kelebihan berat badan tidak hanya merasa malu pada bentuk tubuh mereka, tetapi juga memiliki risiko lebih besar mengalami masalah akibat luka dan nyeri yang mungkin timbul selama atau setelah latihan.

Jika Anda berada dalam kondisi seperti ini, buang jauh-jauh pikiran negatif itu. Jangan buat pikiran negatif itu menghambat program kebugaran Anda. Tanamkan dalam benak Anda bahwa Anda harus bisa melewati masa-masa sulit tersebut.

3. Persiapkan perlengkapan

* Anda harus memilih pakaian yang dapat mendukung gerakan tubuh Anda. Beberapa orang yang obesitas biasanya akan mengalami masalah atau peradangan pada kaki dan daerah selangkangan. Jadi, pakailah celana pendek yang longgar dengan kaos.

* Hati-hati dalam memilih sepatu olahraga. Pemilihan sepatu olahraga yang tepat sangat berperan penting dalam memaksimalkan waktu latihan Anda. Jika memungkinkan, Anda bisa memesan sepatu yang dirancang khusus sesuai dengan bentuk kaki.

* Anda harus terus memantau berat badan, diet dan latihan.

4. Mulai dengan "langkah kecil"

* Jika Anda mengalami berat badan berlebih, hindari untuk memulai program latihan yang terlalu keras. Karena, tujuan Anda di sini bukanlah untuk menjadi "Biggest Loser". Mulailah dari sesuatu yang kecil dan secara bertahap. Misalnya  berjalan selama 30 menit tiga atau empat kali dalam seminggu. Jika Anda tidak mampu berjalan terus selama 30 menit, lakukan selama tiga sesi. Kuncinya adalah konsistensi.

* Setelah Anda merasa bahwa secara bertahap mulai terbiasa dengan aktivitas jalan kaki sehari-hari, pertimbangkan untuk bergabung ke pusat kebugaran (gym). Anda tidak harus melakukan latihan selama 6 kali seminggu. Sebaliknya, Anda harus fokus untuk mengunjungi gym tiga kali seminggu pada tahap awal. Jika Anda merasa mengalami peningkatan kebugaran, Anda dapat meningkatkan jumlah sesi latihan setiap minggunya, (misalnya sampai lima kali).

* Jangan pernah berpikir untuk langsung berlari.  Hal ini untuk menghindari cedera pada sendi lutut karena harus menahan berat badan Anda.

* Latihan beban dan kardio harus menjadi bagian dari sesi latihan Anda dengan lebih fokus pada kardio terlebih dahulu di awal. Latihan kardio seperti berjalan, bersepeda, dan aerobik air akan membantu menurunkan berat badan, sedangkan latihan beban akan menambah kekuatan otot Anda.

* Pertimbangkan untuk melakukan olahraga sepeda telentang, karena ini memberikan dorongan yang cukup kuat pada bagian punggung, lutut dan sendi pinggul, yang dapat menimbulkan cedera.

Wednesday, May 30, 2012

4 Cara Sukses Mempertahankan Berat Badan


Berhasil menurunkan berat badan memang sebuah prestasi, namun mempertahankannya adalah tantangan yang sebenarnya.  Itu sebabnya para pakar mencoba menelusuri rekam jejak 5.000 orang yang berhasil membuang 30 kg berat badannya dan mempertahankannya selama 5 tahun. Dan inilah 4 rahasia sukses mempertahankan berat badan secara alami.





1. Selalu sarapan



Penelitian menunjukkan secara statistik orang yang jarang sarapan bersiko 4,5 kali untuk menjagi kegemukan. Ini karena orang yang sarapan cenderung mengasup kalori lebih sedikit di siang hari. 



2. Menimbang berat badan



Sebanyak 75 persen orang yang diteliti secara rutin menimbang berat badan minimal sekali seminggu. Penelitian lain menunjukkan rutin menimbang BB bermanfaat untuk kontrol berat badan dalam jangka panjang. 



Namun perlu disadari bahwa berat badan kita berfluktuasi dari hari ke hari, dari jam ke jam. Misalnya, jika Anda banyak mengasup makanan asin maka tubuh akan menarik lebih banyak cairan sehingga berat badan sedikit bertambah. Karena itu menimbang berat badan dianjurkan seminggu sekali saja. Bila Anda merasa tertekan dengan angka-angka timbangan, jadikan lingkar celana sebagai indikator.



3. Matikan televisi



Sebanyak 62 persen responden menonton televisi kurang dari 10 jam setiap minggu. Kebiasaan kecil ini sebenarnya berdampak besar karena tubuh kita membakar kalori lebih sedikit saat kita menonton TV dibandingkan saat membaca atau bahkan tidur. Salah satu faktor utamanya adalah kebanyakan orang cenderung menonton TV sambil makan atau ngemil. 



4. Rutin olahraga



Sekitar 90 persen responden berolahraga sekitar sejam setiap hari. Waktu tersebut terkesan sangat lama, namun sebenarnya waktu 60 menit bisa dibagi menjadi beberapa bagian. Misalnya 15 menit sebelum berangkat kerja, 15 menit setelah makan siang, dan 30 menit setelah makan malam. Berolahraga juga tidak harus ke pusat kebugaran. Bentuknya bisa sesederhana berdansa, jalan kaki, atau naik sepeda.

Saturday, April 14, 2012

Manfaat Latihan Angkat Beban buat Perempuan


Kebanyakan perempuan tidak tertarik untuk melakukan olahraga angkat beban.  Umumnya, mereka menolak dengan mengatakan alasan klise ;  "Serem ah, nanti badanku kekar kayak Ade Rai".  Tetapi apakah benar setiap perempuan yang melakukan olahraga angkat beban akan memiliki badan kekar seperti itu? Jawabannya tentu tidak.



Alasannya, menurut Andjani Kwee, fitness modelyang juga personal trainer, hormon testosteron perempuan hanya 1/10 dibanding pria. Jadi, sekeras apapun wanita berlatih, ototnya tidak akan menjadi seperti pria.

Andjani menegaskan, banyak manfaat positif yang bisa didapatkan perempuan dengan melakukan olahraga angkat beban . Misalnya, kadar kolesterol menjadi lebih rendah, jantung lebih sehat, kepadatan tulang lebih baik, otot menguat dan lemak juga akan cepat terkikis.
"Karena otot itu sendiri adalah mesin pembakar lemak yang paling efektif. Jadi, kalau mau punya tubuh indah, kencang, padat dan berkadar lemak rendah, mulailah melakukan angkat beban.

Andjani berpesan, jangan pernah terpaku pada postur para binaragawati yang dipajang di majalah. Mengingat profesi mereka sebagai binaragawati, sudah menjadi rahasia umum jika para atlet menggunakan anabolik steroid untuk menaikkan kadar testosteron, selain dengan menjalani latihan ekstra keras.

"Sementara kalau kita kan orang awam yang mungkin belum tentu kuat menjalaninya," ucapnya.

Andjani memberikan contoh variasi latihan beban untuk seluruh badan.  Latihan ini dapat dilakukan bagi Anda para pemula, khususnya perempuan:
Hari 1 : latihan tubuh bagian atas dengan gerakan mendorong (misal bahu, dada, trisep) + perut
Contoh : shoulder press/side lateral –> bahu, chest press/push up -> dada, dumbell kickback/close grip push up -> trisep , crunch -> perut  (lakukan 3-4 set dengan 12-15 repetisi di setiap setnya)
Hari 2 : Tubuh bagian bawah (misal paha depan, paha belakang, betis) + perut
Contoh:  squat with dumbell /lunges -> paha depan, stiff leg deadlift/leg curl -> paha belakang,standing calf raises-> betis, leg raises -> perut (lakukan 3-4 set dengan 12-15 repetisi di tiap setnya)

Hari 3 : Tubuh bagian atas dengan gerakan menarik (punggung, pundak, bisep) + perut
Contoh : Pull up (dengan beban tubuh sendiri)/dumbell rows ->punggung, dumbell shrug -> pundak,hammer curls -> bisep, crunch/leg raises -> perut (lakukan 3-4 set dengan 12-15 repetisi di tiap setnya)
Lakukan latihan beban 3 kali dalam seminggu. Setiap latihan sekurang-kurangnya 45 menit dan selalu akhiri dengan latihan kardio (jalan cepat  minimal 20 menit)

Tentang diet 
Selain latihan beban, lanjut Andjani, hal yang tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan adalah pola makan. Kebanyakan wanita banyak yang melewatkan waktu makan karena berpikir dengan begitu dia akan cepat kurus.

"Padahal itu salah. Dengan skip makan, anda malah akan memperlambat laju metabolisme tubuh, akibatnya sudah berlapar-lapar tapi tetep gemuk. Diet itu bukan pantang makan, tetapi mengatur pola makan dengan baik benar," katanya.

Contoh pola makan :
Anda bisa makan sampai 5-6 kali sehari, dengan komposisi 3 kali makan utama dan 2 kali snack.

* 3 kali makan utama: komposisi karbohidrat kompleks (nasi merah, ubi, gandum, sebesar kepalan tangan saja) + Protein (tahu, tempe, daging, ikan, dada ayam, putih telor—tanpa digoreng) seukuran telapak tangan + sayur atau buah-buahan secukupnya.

* 2 kali snack sehat: kacang-kacangan boleh rebus/sangrai, yoghurt tanpa lemak, susu kedele, cottage cheese,agar-agar gula aren,tahu tempe rebus/panggang, dan buah-buahan.

Monday, April 9, 2012

3 Latihan Menjaga Sendi Lutut


Menginjak usia 30 tahun,  setiap orang secara alamiah akan mengalami apa yang disebut penurunan hormon dan massa otot. Kondisi tersebut umumnya secara tidak langsung dapat memengaruhi berkurangnya stabilisasi sendi pada lutut.


Masalah gangguan sendi memang rentan dialami oleh hampir semua orang seiring dengan bertambahnya usia. Baik pria maupun wanita mempunyai risiko yang sama untuk mengalami hal ini.

Menurut praktisi kesehatan yang juga coorporate health trainer dr. Phaidon Lumban Toruan, penurunan hormon khususnya  hormon pertumbuhan (growth hormone/GH) akan berdampak pada terganggunya fungsi kerja dari otot-otot paha depan, belakang dan betis.

"Karena yang menjaga stabilisasi sendi di lutut itu otot. Kalau masa otot berkurang, stabilisasinya berkurang. Ketika stabilisasi berkurang, beban di sendi lutut menjadi sangat banyak," ungkap Phaidon dalam workshop Anti Aging Lifestyle, Minggu, (27/11/2011), di Jakarta.

Penurunan hormon pertumbuhan juga memengaruhi kemampuan sendi melakukan pemulihan (recovery). Pasalnya, lanjut Phaidon, yang bertugas untuk melakukan regenerasi adalahinsulin like growth factors (IGF's) - yang merupakan hasil stimulasi dari GH.

Phaidon menuturkan, penuaan merupakan sesuatu yang lazim dan akan dihadapi semua orang. Tetapi permasalahannya, kebanyakan orang tidak tahu bahwa sendi harus dipelihara dan sendi juga bisa mengalami penuaan.  Kerusakan pada sendi, meski jarang menimbulkan kematian, namun penderitanya akan mengalami gangguan kebebasan, kesehatan dan kebugaran seumur hidup.

"Masalah sendi lebih dari sekedar olahraga. Karena olahraga justru bisa membebani sendi. Kalau orang olahraga tidak pada tempatnya dan tidak tahu bagaimana aturan mainnya, malahan sendinya akan tambah bermasalah," ungkapnya.

Lantas apa yang harus dilakukan? Pertama kali adalah dengan mengubah mind set. Untuk mempunyai badan yang sehat, maka harus mau menjalankan hidup sehat. Hidup sehat dimulai dari pikiran sehat, setelah itu belajar berperilaku sehat dan mencari tahu informasi yang tepat dan benar.

Phaidon menambahkan, informasi yang tepat dan benar soal sendi adalah bagaimana seseorang mampu untuk melatih otot-otot yang menopang sendi.

"Cara latihannya bisa dengan squat dan hamstring supaya masa otot tetap terpelihara sama ketika kita masih muda. Dengan demikian kekuatan sendi lututnya terpelihara," bebernya.

Berikut ini adalah 3 (tiga) jenis latihan mudah dan sederhana untuk menjaga dan merawat agar sendi pada lutut agar tetap dalam kondisi sehat :

1. Squat
Squat (jongkok-berdiri) adalah salah satu jenis latihan kekuatan yang mengasah otot-otot terutama pada paha, pinggul dan bokong, paha belakang, serta memperkuat tulang.

Gerakan squat, menurut Phaidon, adalah jenis latihan yang melibatkan paling banyak otot dalam pelaksanaannya, dan memicu pengeluaran hormon pertumbuhan terbanyak dibandingkan latihan beban lainnya. Sehingga dianjurkan untuk melakukan latihan ini dengan rutin jika ingin menambah masa otot tubuh.

2. Leg curl
Gerakan Leg Curl merupakan latihan isolasi untuk melatih otot paha belakang (hamstring). Latihan ini dapat bervariasi antara posisi telungkup atau berbaring maupun dengan cara berdiri.

3. Calves raise
Ini merupakan gerakan untuk melatih otot betis. Untuk melakukannya,  Anda cukup berdiri dengan kaki dibuka selebar pinggul. Jika butuh penyeimbang, gunakan kursi atau bersandar pada tembok. Secara perlahan jinjit pada ujung kaki sambil mempertahankan torso dan kaki tetap lurus. Tahan dan turunkan kembali. Lakukan terus secara berulang

Suplemen alami
Selain ketiga gerakan di atas, Phaidon menambahkan, untuk membantu pembentukan sel-sel sendi yang sehat dapat pula didukung dengan konsumsi suplemen yang berasal dari Omega 3 dan vitamin C.

"Kalau pun harus pakai suplemen dianjurkan mengonsumsi natural suplement (yang dibuat secara alami) bukan yang sintetis," sarannya.
Hingga saat ini, belum ada obat ataupun tindakan yang dapat menyembuhan radang pada sendi lutut. Pengobatan radang sendi saat ini hanya ditujukan untuk mengurangi rasa sakit, mengembalikan fungsi sendi dan mencegah atau menunda terjadinya penyakit degeneratif pada sendi atau osteoartritis 

Wednesday, March 21, 2012

5 Tips Pemakaian "Treadmill" untuk Pemula


Treadmill biasanya menjadi favorit para pemula yang mulai meminati olahraga di pusat kebugaran. Siapa pun bisa menggunakannya tanpa perlu keahlian yang khusus. Namun, semudah apa pun jenis olahraga itu, Anda tetap perlu tahu pedoman yang benar.



Berikut ini akan dibahas lebih lanjut mengenai penggunaan treadmill khususnya bagi Anda pada pemula, agar latihan berjalan lebih efektif dan menyenangkan:
1. Kenali peralatan Anda
Langkah pertama agar latihan berjalan lancar adalah Anda harus mengetahui jenis peralatan yang Anda gunakan. Oleh karena itu, sebelum mulai menggunakannya, Anda harus memiliki pengetahuan yang jelas tentang sistem kerja dan fungsi dari alat tersebut. Anda juga bisa meminta bantuan kepada orang yang sudah terbiasa menggunakan treadmill untuk memberikan contoh ketika berjalan di atasnya. Hal ini terutama berlaku jika Anda belum pernah sama sekali menggunakannya.
2. Pemanasan
Pemanasan adalah hal dasar yang harus Anda lakukan ketika melakukan sebuah program latihan, tak terkecuali treadmill. Sebelum Anda berjalan diatas treadmill, Anda harus mendapatkan sistem kardiovaskular dan otot tubuh siap untuk melakukan latihan. Caranya, bisa dengan melakukan jalan cepat terutama di pagi hari saat tubuh membutuhkan sinar matahari. Setelah berjalan cepat, Anda bisa merentangkan otot kaki dengan lembut. Ini akan membantu Anda pada saat memulai latihan yang sesungguhnya.
3. Perhatikan langkah
Salah satu unsur terpenting yang harus Anda ketahui sebelum berjalan diatas treadmill adalah perhatikan cara melangkah. Berjalan diatas treadmill tidak sama seperti berjalan pada umumnya. Berjalan di treadmill memberi Anda kesempatan untuk menilai diri Anda sendiri apakah yang Anda lakukan sudah benar atau tidak. Tentu saja, ini hanya bisa diketahui jika Anda menggunakan cermin untuk melihat refleksi kaki saat berjalan diatas treadmill.
Selain itu, Anda juga bisa membuat rekaman video sesi latihan dan menganalisanya frame by frame. Anda juga dapat meminta bantuan pelari yang lebih ahli dan mengatasi permasalahan Anda.
4. Gunakan derajat incline
Mengatur treadmill pada posisi mendaki sebesar 1-3 persen dapat meningkatkan aktivitas kekuatan otot panggul dan paha bagian belakang sehingga akan membuat otot-otot tersebut makin kuat, membakar lebih banyak kalori dan meningkatkan stamina.
5. Buat latihan menyenangkan
Salah satu alasan utama banyak orang malas melakukan latihan treadmill adalah faktor kebosanan. Anda bisa mencegah kebosanan tersebut dengan cara mendengarkan musik atau mengubah jadwal dan program latihan.

Thursday, March 1, 2012

7 Cara Agar Tetap Semangat Berolahraga


Pernahkah Anda mencoba untuk memulai program latihan kebugaran atau olahraga, tetapi kemudian berhenti? Jika ya, Anda tidak sendirian. Banyak orang memulai program kebugaran, tetapi berhenti lantaran mereka bosan dan hasil yang diharapkan tidak kunjung datang.


Sebenarnya, Anda tidak perlu memutuskan sampai berhenti melakukan program kebugaran tersebut jika tahu cara menyiasatinya. Berikut adalah tujuh tips untuk membantu Anda tetap termotivasi melakukan aktivitas kebugaran dan olahraga.
1. Tetapkan tujuan
Mulailah dengan tujuan sederhana, setelah itu maju ke tahap janga panjang. Anda harus selalu mengingat akan tujuan yang ingin dicapai, dan buatlah itu menjadi suatu kenyataan. Seseorang akan menjadi sangat mudah frustrasi dan menyerah jika mempunyai tujuan yang terlalu ambisius.
2. Buat segalanya menyenangkan
Cari olahraga atau aktivitas yang Anda sukai. Program latihan akan berjalan lancar jika Anda melakukannya tanpa beban. Jika Anda tidak menikmati program latihan tertentu, jangan langsung memutuskan untuk berhenti. Akan tetapi, cobalah dengan sesuatu yang berbeda. Ingat, olahraga tidak harus membosankan, Anda bisa memulainya sesuai dengan hobi Anda.
3. Aktivitas fisik sebagai rutinitas harian
Banyak orang beralasan, sulit menemukan waktu luang untuk berolahraga. Waktu bukanlah alasan bagi Anda untuk tidak melakukan olahraga. Lakukan dengan cara yang sederhana, misalnya gunakan tangga (bukan lift) di tempat kerja dan mengayuh sepeda stasioner atau treadmill saat Anda menonton TV di malam hari.
4. Tulis rencana program latihan
Membuat rencana latihan olahraga secara teratur di atas kertas dapat membantu Anda tetap termotivasi. Mencatat apa yang sudah dilakukan, berapa lama berolahraga, dan bagaimana perasaan sesudahnya dapat membantu Anda untuk menilai apa saja kekurangan yang perlu Anda perbaiki.
5. Bergabung dengan teman
Anda sebaiknya tidak sendirian. Undang teman atau rekan kerja untuk bergabung dengan Anda ketika memutuskan untuk berolahraga. Melakukan kegiatan secara bersama-sama akan membuat Anda lebih bersemangat dan termotivasi.
6. Hadiahi diri Anda sendiri
Setiap melakukan sesi latihan, luangkan waktu beberapa menit untuk Anda merasakan betapa bermanfaatnya olahraga. Jenis imbalan internal ini dapat membantu Anda untuk membuat komitmen jangka panjang dalam melakukan olahraga secara teratur.
7. Bersikaplah fleksibel
Jika Anda terlalu sibuk bekerja di luar dan merasa tidak sanggup melakukan program latihan sesuai jadwal, ambillah satu atau dua hari untuk istirahat. Jangan memaksakan sesuatu yang sudah tidak mungkin dapat Anda lakukan. Yang terpenting adalah bagaimana Anda bisa kembali ke program latihan setelah merasa semuanya kembali baik.