Friday, August 3, 2012

5 Cara Agar Tubuh Tetap Bugar


Memiliki kebugaran seperti seorang atlet ternyata bukan hal yang mustahil. Seorang pakar nutrisi olahraga, Karen Warren, yang juga penulis di Best Nutrition Degrees mengungkapkan, ada 5 rahasia tips kesehatan universal yang harus diingat seseorang untuk tetap bisa menjaga kebugaran tubuhnya. Pedoman ini juga berlaku bagi Anda yang ingin mendapatkan hasil maksimal dari latihan fisik:






1. Hindari pemanis buatan



Ada beberapa jenis makanan/minuman yang harus Anda hindari seperti misalnya diet tinggi soda atau cairan yang mengandung pemanis buatan. Mengapa? Karena konsumsi soda atau pemanis buatan secara berlebih hanya akan memicu naiknya bobot tubuh seseorang. Jika Anda berencana menurunkan berat badan, hindari segala bentuk konsumsi cairan yang mengandung pemanis buatan.



2. Banyak minum air putih



Anda harus minum segelas air lebih banyak setiap kali melakukan aktivitas fisik.  Seorang atlet seharusnya lebih sering mengisi tubuh mereka dengan oksigen karena hampir selalu terlibat dalam banyak aktivitas fisik. Minum lebih banyak air akan membantu tubuh Anda menerima oksigen dan menjaga tubuh tetap terhidrasi. 



3. Biarkan tubuh istirahat



Beberapa atlet biasanya melibatkan diri mereka ke dalam aktivitas fisik yang berlebihan setiap hari. Yang benar adalah Anda harus menyeimbangkan waktu latihan setiap minggu dan melakukan olahraga secara intens tiga atau empat kali setiap minggu. Jika Anda berencana berlatih maraton, pastikan untuk mengambil setidaknya satu hari untuk beristirahat di antara sesi latihan utama. Jika Anda berlatih lari sejauh lima atau enam mil pada satu hari, sebaiknya batasi diri Anda untuk melakukan aktivitas jalan kaki atau jogging ringan di hari berikutnya. Terlalu memaksakan diri  melakukan latihan berat hanya akan meningkatkan risiko terjadinya cedera.



4. Hindari latihan beban berlebihan



Jika Anda lebih memilih untuk memiliki tubuh kurus sebagai seorang atlet, Anda tentu harus menghindari latihan angkat beban berat yang berlebihan. Mengangkat beban berat akan menyebabkan Anda menjadi lebih kuat, dan otot-otot Anda akan terbangun. Jika Anda berencana membangun otot, hindari untuk mengangkat beban terlalu berat. Bila Anda masih ingin memasukkan latihan angkat beban ke dalam rutinitas latihan Anda, pastikan untuk menambahkan latihan beban kecil ke dalam rejimen latihan Anda.

5. Lebih sering berlari



Atlet yang ingin meningkatkan kelincahan, kecepatan dan fleksibilitas harus lebih sering latihan lari. Berlari adalah cara termudah yang bisa dilakukan seseorang untuk menurunkan berat badan dalam waktu singkat. Dikombinasikan dengan diet sehat, berlari akan membantu Anda mencapai berat badan yang optimal. Jangan lupa untuk mencukupi cairan tubuh segera sebelum dan setelah sesi latihan. Berlari juga akan menyebabkan Anda berkeringat lebih banyak ketimbang melakukan aktivitas fisik lainnya, sehingga sangat penting untuk Anda selalu mengingat minum air putih setiap sepuluh atau dua puluh menit.

Wednesday, August 1, 2012

7 Cara Olahraga Mengalahkan Penyakit


Olahraga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dengan berolahraga, metabolisme tubuh menjadi lancar sehingga distribusi dan penyerapan nutrisi dalam tubuh menjadi lebih efektif dan efisien. Bahkan, sejumlah riset telah membuktikan olahraga dapat menjadi pelindung terbaik bagi tubuh dalam menghadapi berbagai ancaman penyakit.



Tetapi jika Anda merasa bukti-bukti itu belum cukup, simak pembahasan berikut ini, yang akan menjelaskan bagaimana olahraga dapat membantu mencegah dan mengobati penyakit:


1. Menurunkan tekanan darah



Melakukan aktivitas fisik dapat membantu menjaga pembuluh arteri Anda tetap sehat, dengan cara membersihkan dan menjaga aliran dalam pembuluh darah tetap baik. Dalam sebuah penelitian terbaru yang melibatkan lebih dari 500 pria dan wanita berusia 40 sampai 60 tahun, para peneliti menemukan bahwa aktivitas fisik berbanding terbalik dengan penumpukan progresif plak di arteri karotis. Bahkan untuk orang-orang yang bermain golf atau melakukan aktivitas sederhana seperti berkebun selama satu atau dua hari dalam seminggu memiliki arteri yang lebih bersih ketimbang mereka yang tidak melakukan aktivitas di waktu luang.



2. Membakar gula darah



Hasil riset para ilmuwan di Ceko menunjukkan bahwa melakukan latihan kekuatan selama kurun waktu tiga bulan membantu meningkatan sensitivitas insulin pada pria dengan resistensi insulin. Sebuah penelitian di Inggris menegaskan bahwa efek latihan dapat menurunkan risiko gangguan sindrom metabolik. Sindrom metabolik adalah kombinasi dari gangguan medis yang meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular dan diabetes. 

3. Mengendalikan berat badan



Dengan berolahraga, kalori akan terbakar sehingga Anda akan kehilangan atau setidaknya tak mengalami kenaikan berat badan . Sebuah riset menunjukkan, olahraga bermanfaat bagi orang gemuk.  Mereka yang punya indeks massa tubuh (BMI) 41 (obesitas berat) dan mampu menurunkan 7 persen bobotnya lewat olahraga teratur, mengalami penurunan tekanan darah dan trigliserida hingga kembali normal. Peradangan pada pembuluh darah mereka juga turun antara seperempat dan sepertiga, meskipun rata-rata BMI-nya masih di angka 38 (masih terlalu tinggi). Sejumlah penelitian telah mengkonfirmasikan bahwa seseorang tidak harus kurus untuk menjadi sehat secara fisik.

4. Pangkas kolesterol total



Efek paling penting dari berolahraga adalah untuk meningkatkan kadar kolesterol "baik", sehingga mengurangi kadar kolesterol total. Hasil tinjauan dari beberapa studi internasional menunjukkan, menambahkan olahraga pada program diet penurunan berat badan tidak hanya menaikkan kolesterol HDL, tetapi juga meningkatkan manfaat program pelangsingan serta menurunkan trigliserida dan tekanan darah.

5. Mengurangi detak jantung



Pada keadaan normal, jantung manusia berdetak sebanyak 70 sampai 75 kali per menit. Tetapi untuk orang-orang yang aktif secara fisik, jantung mereka dapat memompa darah di dalam tubuh hanya dengan 50 ketukan. Ini sama dengan 36.000 ketukan lebih sedikit setiap hari dan 13 juta lebih sedikit dalam satu tahun. 

6. Redakan stres dan kesedihan



Olahraga erbukti memberi efek positif pada suasana hati. Hal itu setidaknya dibuktikan lewat sebuah riset di Inggris pada akhir 1980-an. Dalam kajiannya, peneliti melibatkan sejumlah orang dewasa yang punya gaya hidup kurang aktif (sedentari).  Partisipan diminta melakukan latihan dengan intensitas sedang seperti aerobik, latihan peregangan atau tidak sama sekali, selama 12 minggu. Pada kelompok yang melakukan aktivitas dalam intensitas sedang cenderung jauh dari rasa tertekan, cemas dan kebingungan.



Sebuah riset di Berlin juga mengindikasikan bahwa olahraga selama 30 menit sehari lebih efektif dibanding obat-obat antidepresan. Kenapa? Karena aktivitas fisik merangsang otak untuk memproduksi hormon endorfin (hormon yang memberikan rasa tenang). Dengan olahraga, Anda juga akan terhindar dari beberapa efek samping yang berbahaya.

7. Menyelamatkan hidup Anda



Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, perilaku tidak aktif telah menyebabkan 2 juta kematian di seluruh dunia setiap tahun dan menjadin faktor utama pemicu kanker payudara dan kanker usus besar, diabetes dan penyakit jantung. Bahkan, World Hear Federation meyakini bahwa perilaku tidak aktif sama buruknya dengan orang yang merokok sebungkus setiap hari.

Friday, July 20, 2012

Penyebab Program Diet Jadi Berantakan


Sudah rutin olahraga, tetapi badan masih tetap gemuk? Pertanyaan ini memang seringkali terlontar khususnya untuk mereka yang sedang menjalani program pelangsingan. Tapijangan menyerah dulu, ada hal tak terduga yang bisa menyabotase upaya Anda dalam menjaga berat badan tetap sehat. Berikut ini adalah 6 (enam) alasan yang harus Anda ketahui dan mungkin menjadi penyebab gagalnya program diet Anda:



1. Makan besar di akhir pekan


Para peneliti telah menemukan bukti yang menunjukkan bahwa kebanyakan orang umumnya tidak akan menyadari bahwa porsi makan mereka cenderung lebih banyak di akhir pekan, terutama pada hari Sabtu. Orang-orang ini juga lebih mungkin untuk mengkonsumsi makan-makanan junk food yang banyak mengandung lemak.



2. Tidak mengonsumsi lemak "baik"



Tidak selamanya makan lemak itu buruk. Mengonsumsi makanan kaya akan lemak tak jenuh seperti kacang, alpukat dan minyak zaitun dapat membantu Anda menekan nafsu makan. Lemak "baik" mempunyai tugas penting dalam memicu produksi senyawa dalam usus kecil yang disebutoleoylethanolamide. Senyawa inilah yang akan mengirim sinyal kenyang ke otak sehingga porsi makan Anda tetap terjaga. Meski begitu, Anda harus tetap membatasi asupan lemak "baik" kira-kira 2-3 sendok makan (30-45 ml) sehari.



3. Tidak mendapatkan cukup kalsium



Anda memerlukan setidaknya 1.000 miligram kalsium per hari dari satu gelas susu (250 ml), ditambah satu cangkir yogurt dan keju kubus (42 g) atau suplemen. Sebuah studi pada tahun 2009 dari British Journal of Nutrition menunjukkan, perempuan dengan obesitas yang mengonsumsi kalsium dalam jumlah banyak, dapat memacu penurunan berat badan. Hal ini menurut peneliti dikarenakan, otak dapat mendeteksi kekurangan kalsium dan mencoba mengkompensasinya dengan meningkatkan nafsu makan untuk mencukupi kebutuhan kalsium.



4. Tertipu dengan porsi makan-makanan ringan



Sebuah penelitian di Belanda pada tahun 2008 menunjukkan hubungan antara konsumsi makanan ringan dengan penambahan berat badan. Penelitian tersebut melibatkan 59 siswa yang diberi sembilan kantong kecil keripik kentang (45 g) atau dua kantong besar (200 g) untuk di makan ketika mereka sedang menonton TV. 



"Hasilnya menunjukkan, mereka yang mengonsumsi keripik dari kantong kecil cenderung merasa tidak khawatir karena menganggap porsi yang diambil sedikit. Sehingga, orang-orang cenderung lepas kendali dan tidak memantau sudah berapa banyak mereka makan," jelas Rik Pieters, seorang profesor pemasaran di Tilburg University, yang juga pemimpin penelitian.



5. Makan karbohidrat dalam jumlah yang salah



Mengonsumsi makanan dengan jumlah kalori yang moderat dari karbohidrat dapat membantu mempertahankan berat badan yang sehat. Sebuah studi dalam Journal of the American Dietetic Association telah mempelajari pola diet orang Kanada yang makan 47-64 persen (290-310 g) kalori per hari dari karbohidrat. Hasil menunjukkan bahwa mereka cenderung tidak mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, ketimbang mereka yang mendapat asupan lebih rendah karbohidrat. 



6. Usia sudah 40 tahun atau lebih



Semakin bertambahnya usia, maka semakin sulit pula perjuangan seseorang untuk menurunkan berat badan. "Seiring dengan pertambahan usia, maka kita akan kehilangan massa otot, sehingga metabolisme juga melambat. Kondisi akan semakin di perparah jika kita tidak berolahraga setiap hari," 

Tuesday, July 10, 2012

4 Cara Supaya Awet Muda

Setiap orang pasti ingin terlihat selalu cantik, tampan dan awet muda. Namun, kita harus sadar bahwa menjadi tua adalah suatu proses alamiah yang tidak mungkin dapat dihindari.





Namun bukan berarti bahwa penuaan tidak bisa dicegah. Ada beberapa tips sederhana yang mungkin bisa Anda ikuti agar penuaan tidak terjadi secara dini sehingga Anda selalu tampak awet muda. Tips sederhana ini diungkapkan oleh managing editor rubrik kesehatan Fox News, Dr Manny Alvarez, berikut ini: 

1. Selalu memakai tabir surya


Memakai tabir surya setiap hari akan mengurangi efek berbahaya dari paparan sinar matahari terhadap kulit Anda. Senantiasa menjaga kulit tetap sehat, akan membuat penampilan Anda terlihat lebih awet muda.

Gunakan produk tabir surya yang memberikan perlindungan terhadap kulit Anda dari sinar UVA dan UVB. Hal ini untuk memastikan Anda terhindar dari risiko kanker kulit dan penuaan.

2. Diet mediterania


Diet mediterania adalah pola makan dengan mengonsumsi ikan, minyak zaitun, kacang-kacangan, sayuran dan buah-buahan. Beberapa penelitian bahwa telah menunjukkan manfaat dari pola diet ini dalam memperlambat penuaan pikiran/otak. Diet mediterania juga terkait dengan rendahnya risiko penyakit jantung, diabetes dan kanker tertentu.

3. Melatih otak


Sama seperti organ tubuh manusia lainnya, otak juga perlu dilatih agar terus terjaga kesehatannya. Banyak cara untuk melatih otak tetap awet muda, misalnya, bermain teka-teki silang atau membaca buku. Namun, jangan lupa untuk tetap melakukan beberapa aktivitas fisik di sela-sela kesibukkan Anda.

4. Mengurangi stres


Sering merasa cemas atau khawatir yang berlebihan akan mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan. Jika Anda stres, Anda akan terlihat jauh lebih tua.

Hal itu setidaknya dibuktikan secara ilmiah lewat temuan para ahli di Boston Brigham and Women Hospital . Mereka melakukan analisa sampel darah yang diambil dari 5.243 perawat berusia paruh baya. Mereka menemukan bahwa wanita yang memiliki kecemasan pada level tertinggi, secara signifikan memiliki telomere lebih pendek.

Telomere adalah sekuens DNA yang terdapat pada ujung kromosom yang menjaga DNA dari penguraian. Memendek atau rusaknya telemore ditentukan dari seberapa banyak sel bisa membelah. Telomeres yang lebih pendek dianggap sebagai tanda penuaan dipercepat.

Thursday, July 5, 2012

7 Manfaat Sehat Berkeringat

Meski keringat sering dikaitkan dengan sesuatu yang jorok, namun sebenarnya berkeringat itu menyehatkan. Apalagi keringat sendiri pada dasarnya tidak berbau. Ia akan menjadi masalah jika sudah bercampur dengan bakteri yang menumpuk di kulit ketiak.  Simak 7 manfaat sehat dari keringat berikut ini. 



1. Mendinginkan tubuh

Berkeringat merupakan mekanisme alami tubuh untuk mengatur temperatur yang meningkat saat kita beraktivitas atau kepanasan. "Keringat yang keluar akan membantu tubuh menyingkirkan panas sehingga kita tidak akan kepanasan," kata Adam Friedman, dermatologi dan ahli bedah kosmetik dari Montefiore Medical Center, AS.

Karena pentingnya fungsi keringat, maka jika kita tidak bisa berkeringat  akan membahayakan nyawa. "Ada kondisi yang disebut ectodermal dysplasia yang membuat seseorang tidak bisa berkeringat," kata Joel Schlessinger, ahli dermatologi.

Orang yang menderita kondisi ectodermal dysplasia dilarang berolahraga karena mereka akan kepanasan yang bisa berdampak buruk bagi jantung dan fungsi tubuh lainnya. Jadi, bersyukurlah bisa berkeringat.

2. Mencerahkan wajah

Peluh yang bercucuran di wajah bukan cuma mendinginkan tubuh tapi juga berefek pada kebersihan kulit wajah. Menurut Schlessinger, keringat di wajah akan mengurangi kotoran yang menyumbat pori-pori. Hal ini juga akan mencegah jerawat. 

Anda juga bisa melakukan "olahraga palsu" untuk memicu keringat dengan cara memanaskan wajah. Caranya, dekatkan wajah ke uap air panas selama tiga menit. "Menguapkan wajah merupakan salah satu cara membersihkan kulit wajah. Setelahnya jangan lupa membersihkan wajah karena keringat yang tidak dihapus bisa menyebabkan pori tersumbat lagi," katanya.

3. Menyehatkan sirkulasi

Ketika kita berkeringat, detak jantung akan menjadi cepat dan sirkulasi meningkat, terutama di sekitar kulit. "Dasar kelenjar keringat terletak di lapisan bawah kulit yang lokasinya sangat dekat dengan pembuluh darah kecil," kata Kara Rogers, editor biomedical Encylopaedia Britannica.

Ia menambahkan, ketika kelenjar keringat melebar, aliran darah ke kulit akan meningkat sehingga memacu sistem sirkulasi. 

4. Melawan infeksi

Berkeringat ternyata sangat efektif melawan bakteri Staphylococcus aureus yang resisten pada antibiotik. Selain itu berkeringat juga akan akan mengurangi bakteri dan jamur berbahaya di kulit. 

Menurut Friedman, dalam cairan keringat terkandung nitrit, yang akan diubah menjadi asam nitrit saat mencapai permukaan kulit, gas yang mengandung antibakteri dan antijamur. "Keringat juga mengandung antibiotik alami yang disebut Dermicidin yang bisa membunuh bakteri," katanya.

5. Membuang racun

Penelitian menunjukkan keringat mengandung berbagai komponen, termasuk metal beracun dalam jumlah kecil. Karena itu berkeringat sering disebut juga sebagai detoksikan. Dengan jumlah kelenjar keringat sampai 5 juta di kulit manusia, tak heran jika berkeringat merupakan mekanisme pembuangan racun dari tubuh.

"Toksin yang dibuang lewat keringat biasanya adalah toksin yang berada jauh di bawah kulit. Mereka keluar melalui pori bersama dengan debu dan minyak yang terperangkap. Proses pembersihan ini akan meningkatkan sistem imun dan membantu tubuh melawan flu," kata Rogers.

6. Menyembuhkan

Tahukah Anda mengapa kita berkeringat saat sedang demam? Berkeringat merupakan cara tubuh untuk membangunkan sistem imun agar  melawan patogen yang membuat kita sakit. "Pengeluaran keringat merupakan cara tubuh menyembuhkan dirinya sendiri," kata Christian Nix, ahli pengobatan tradisional Cina.

Mekanisme yang sama terjadi saat kita berolahraga atau berada di tempat panas. Selain merangsang metabolisme untuk menjaga berat badan, karena tubuh akan membakar kalori lebih banyak tapi juga hal ini akan merangsang sistem imun. 

7. Mengurangi asma

Jika keringat yang keluar dari tubuh Anda setelah berolahraga sangat banyak, maka risiko  Anda menderita asma lebih rendah. Demikian kesimpulan penelitian yang dilakukan tim dari University of Michigan. 

Meski belum jelas benar kaitan antara keringat dan asma, namun para peneliti mengungkapkan pengaturan keringat di dalam tubuh juga terkait dengan pengaturan jumlah air yang dikeluarkan melalui saluran napas. Dengan kata lain, orang yang jarang berkeringat pada umumnya memiliki saluran napas lebih kering sehingga lebih rentan menderita asma.

Wednesday, June 27, 2012

7 Tips Mempercepat Pengikisan Lemak

Selain banyak bergerak dan rajin berolah raga, sebenarnya ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk membantu mempercepat pembakaran kalori dan mengikis lemak yang menumpuk dalam tubuh Anda.  


Kini memang banyak produk ditawarkan yang mengklaim dapat membantu membakar  kalori dalam tubuh. Tetapi pada kenyataannya, menurut para ahli, hanya ada satu cara yang paling efektif, yaitu dengan banyak beraktivitas atau bergerak.






"Pada dasarnya, kita tidak mengetahui cara lain untuk membakar lebih banyak kalori  atau meningkatkan metabolisme tubuh selain dengan lebih banyak bergerak," ungkap Barry M Popkin, PhD, Direktur Program Interdisipliner Obesitas di Universitas North Carolina.



Namun begitu, bukan berarti tak ada cara lain untuk mempercepat pembakaran kalori.  Nah, berikut adalah delapan tip yang dapat Anda tempuh untuk mempercepat pembakaran kalori dan mengikis lemak dalam tubuh :



1.  Jalan cepat


Cara yang satu ini adalah cara paling kuno, tapi populer murah dan efektif.  "Semakin sering menghabiskan waktu berolahraga dan semakin semangat melakukannya, kian banyak kalori yang akan dibakar," kata Christopher Wharton, PhD, peneliti dan pelatih profesional dari Rudd Center for Food Policy and Obesity di Universitas Yale.


Selain itu, menurut George Bray MD pakar obesitas dari  Pennington Biomedical Research Center di Baton Rouge, aktivitas jalan cepat setiap hari adalah jenis latihan yang paling disarankan bagi mereka yang ingin membakar banyak kalori.



Ketika berolahraga, tubuh Anda akan membakar kalori untuk menyediakan tenaga. Namun begitu,  olahraga sangat menguntungkan karena meski latihan Anda sudah selesai tubuh masih akan terus membakar banyak kalori. Walau sulit menentukan berapa lama efek ini akan berlangsung (bervariasi tergantung komposisi tubuh dan tingkat latihan), Wharton memperkirakan bahwa rata-rata metabolisme tubuh akan meningkat sedikitnya dalam 24 jam.



Jika Anda ingin memperpanjang efek pembakaran kalori ini, Wharton menyarankan untuk berolahraga dengan durasi atau waktu yang cukup lama. "Sejumlah riset menunjukkan  bahwa dengan menambah durasi olahraga, peningkatan rata-rata metabolisme keseluruhan menjadi panjang," ujarnya.

2. Aoerobik dan latihan otot


Ketika berolahraga, Anda menggerakkan otot.  Ini akan membantu membangun massa otot, dan jaringan otot akan membakar lebih banyak kalori ketimbang lemak tubuh,  bahkan saat Anda sedang istirahat sekali pun.  Menurut Wharton, 10 pon otot tubuh dapat membakar 50 kalori dalam sehari saat tubuh diam, dan 10 pon lemak akan membakar 20 kalori.


"Cara paling efektif meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar banyak kalori adalah latihan aerobik dan latihan kekuatan (strength training), keduanya sangat penting," ungkap Megan A McCrory, PhD,  peneliti dari School of Nutrition and Exercise Science di Universitas Bastyr.



Strength training adalah penggunaan resistensi kontraksi otot untuk membangun kekuatan, daya tahan anaerobik, serta ukuran otot rangka. Latihan kekuatan menjadi penting artinya ketika kita beranjak tua di mana metabolisme cenderung mulai menurun.  Salah satu cara untuk memelihara metabolisme adalah memasukkan latihan kekuatan pada program olahraga Anda sedikitnya dua kali seminggu.  



3. Minum teh hijau dan teh hitam


Teh adalah minuman menyehatkan mengandung kafein, yakni stimulan yang dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar. Salah satu yang dapat dirasakan dalam sesaat adalah Anda seperti mendapat banyak energi, yang berarti Anda akan lebih banyak bergerak.  Kafein juga dapat menimbulkan perubahan metabolisme tubuh yang membuat lebih banyak kalori terbakar.


Beberapa riset mengindikasikan, teh hijau atau hitam memilih manfaat yang lebih besar ketimbang kafein yang dikandungnya. Sebuah penelitian mencatat adanya penurunan asupan makanan pada tikus yang diberi polifenol yang ditemukan dalam teh hijau.



Riset lain pada manusia oleh peneliti Universitas Lausanne di Swiss menunjukkan bahwa teh hijau memiliki senyawa penghasil panas dan pembakar lemak melebihi kafein. Ketika 31 pria dan wanita sehat diberi minuman mengandung catechin, kafein dan kalsium selama tiga hari, penggunaan energi mereka selama 24 jam meningkat 4,6 persen.



Dalam American Journal of Clinical Nutrition edisi  September 2006, peneliti mengungkapkan bahwa minum teh saat makan juga memberikan pengaruh.  Ekstrak teh dapat mengganggu absorpsi karbohidrat dalam tubuh ketika keduanya dikonsumsi bersamaan.

4. Makan sedikit-sedikit, tapi sering


Setiap kali Anda makan atau sekedar mengudap, sistem pencernaan akan bekerja dan mencerna makanan kemudian menyerap nutrisi.  Untuk menghidupkan mesin pencernaan dan melakukan proses ini tentu juga dibutuhkan kalori .  Oleh sebab itu, masuk akal bila semakin sedikit makan Anda namun sering, makin banyak kalori yang dibakar.


Untuk mekanisme tersebut, ada peneliti yang berpendapat bahwa buktinya belum terlalu kuat. Meski begitu, banyak ahli yang percaya bahwa makan sedikit-sedikit tapi sering adalah cara yang menyehatkan dibanding makan besar satu atau dua kali dalam sehari.

5. Jangan tunda sarapan


Banyak bukti penelitian mendukung adanya hubungan sarapan dengan peningkatan berat badan.  Orang yang menunda sarapan cenderung lebih banyak mengonsumsi kalori pada siang, sore, atau malam harinya. Riset juga mengindikasikan, menunda sarapan berkaitan dengan tingginya indeks masa tubuh pada kalangan remaja.


6. Mengonsumsi produk susu rendah lemak


Kalsium yang terkandung dalam susu rendah lemak diklaim membantu membakar lebih banyak kalori, namun mekanisme ini akan berfungsi dalam dua cara berbeda. Yang pertama, riset di Denmark menunjukkan tubuh akan menyerap lebih sedikit kalori dan lemak dari makanan ketika mengonsumi kalsium dari produk susu rendah lemak. Kedua, riset lain menyatakan, sering mengonsumsi makanan berkalsium tinggi- termasuk produk  susu rendah lemak - dapat menurunkan  lemak perut terutama pada remaja pria kulit putih.


7. Resah


Berperilaku seperti ini juga membutuhkan energi, dan menurut sebagian ahli resah atau gundah dapat dikategorikan sebagai tindakan. "Sejumlah penelitian lama menyarankan bahwa kalori dapat dibakar setiap hari dengan berperilaku resah," ungkap Jamie Pope, MS, RD, LDN, pakar nutrisi dari Vanderbilt University School of Nursing.


Sebuah riset juga menemukan bahwa tindakan informal seperti resah bisa menjadi faktor yang lebih penting ketimbang latihan formal dalam menentukan siapa yang kurus dan siapa yang gemuk.



Diet dan olahraga adalah topik menarik yang perlu didiskusikan dengan dokter Anda. Sebelum menjalani olahraga atau mengonsumi suplemen pada diet Anda, akan sangat bijak bila  bertanya lebih dulu kepada dokter. Jika Anda mengidap penyakit tertentu atau sedang menjalani pengobatan tertentu, mungkin saja ada aktivitas atau suplemen yang harus dihindari.

Wednesday, June 6, 2012

Cara Memulai Olahraga buat Orang Gemuk


Orang yang sedang mengalami masalah kelebihan berat badan umumnya sering merasa tidak nyaman, baik fisik maupun mental. Mereka seringkali merasa malu untuk keluar dari rumah dan takut ketika harus mengikuti program kebugaran untuk jangka waktu yang lama.



Tapi jangan khawatir, ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kondisi ini. Salah satunya dengan meminta bantuan dari pelatih olahraga yang berpengalaman. Namun, Anda juga bisa melakukannya sendiri dengan mengikuti beberapa panduan dan tips berikut ini:
1. Mencari dukungan

Anggota keluarga, teman, dokter dan pelatih dapat membantu Anda keluar dari masalah kesehatan dan mental. Jika Anda punya rencana untuk mulai menjalankan program kebugaran, maka Anda harus memberitahukan rencana tersebut ke dokter Anda. Dia perlu untuk memeriksa kondisi kesehatan Anda dengan teliti, untuk mencegah kemungkinan Anda mengalami risiko tekanan darah tinggi, diabetes, dan sesak napas.
Jangan lupa juga untuk menginformasikan tentang kondisi kesehatan Anda ke pelatih. Berkonsultasilah ke pelatih yang berpengalaman dalam menangani problem obesitas. Anda juga bisa mendaftarkan diri ke sebuah pusat kebugaran yang berafiliasi dengan rumah sakit. Di tempat ini, Anda bisa mendapatkan jenis latihan yang terbaik karena sudah disesuaikan kondisi kesehatan Anda.

2. Cobalah atasi hambatan mental 

Mereka yang mengalami obesitas sering merasa sulit untuk menyesuaikan diri dengan mereka yang normal. Semua orang umumnya memiliki ketakutan akan penolakan sosial, dan rasa takut ini ternyata sedikit lebih sering dialami oleh individu yang obesitas atau kegemukan. Beberapa individu dengan kelebihan berat badan tidak hanya merasa malu pada bentuk tubuh mereka, tetapi juga memiliki risiko lebih besar mengalami masalah akibat luka dan nyeri yang mungkin timbul selama atau setelah latihan.

Jika Anda berada dalam kondisi seperti ini, buang jauh-jauh pikiran negatif itu. Jangan buat pikiran negatif itu menghambat program kebugaran Anda. Tanamkan dalam benak Anda bahwa Anda harus bisa melewati masa-masa sulit tersebut.

3. Persiapkan perlengkapan

* Anda harus memilih pakaian yang dapat mendukung gerakan tubuh Anda. Beberapa orang yang obesitas biasanya akan mengalami masalah atau peradangan pada kaki dan daerah selangkangan. Jadi, pakailah celana pendek yang longgar dengan kaos.

* Hati-hati dalam memilih sepatu olahraga. Pemilihan sepatu olahraga yang tepat sangat berperan penting dalam memaksimalkan waktu latihan Anda. Jika memungkinkan, Anda bisa memesan sepatu yang dirancang khusus sesuai dengan bentuk kaki.

* Anda harus terus memantau berat badan, diet dan latihan.

4. Mulai dengan "langkah kecil"

* Jika Anda mengalami berat badan berlebih, hindari untuk memulai program latihan yang terlalu keras. Karena, tujuan Anda di sini bukanlah untuk menjadi "Biggest Loser". Mulailah dari sesuatu yang kecil dan secara bertahap. Misalnya  berjalan selama 30 menit tiga atau empat kali dalam seminggu. Jika Anda tidak mampu berjalan terus selama 30 menit, lakukan selama tiga sesi. Kuncinya adalah konsistensi.

* Setelah Anda merasa bahwa secara bertahap mulai terbiasa dengan aktivitas jalan kaki sehari-hari, pertimbangkan untuk bergabung ke pusat kebugaran (gym). Anda tidak harus melakukan latihan selama 6 kali seminggu. Sebaliknya, Anda harus fokus untuk mengunjungi gym tiga kali seminggu pada tahap awal. Jika Anda merasa mengalami peningkatan kebugaran, Anda dapat meningkatkan jumlah sesi latihan setiap minggunya, (misalnya sampai lima kali).

* Jangan pernah berpikir untuk langsung berlari.  Hal ini untuk menghindari cedera pada sendi lutut karena harus menahan berat badan Anda.

* Latihan beban dan kardio harus menjadi bagian dari sesi latihan Anda dengan lebih fokus pada kardio terlebih dahulu di awal. Latihan kardio seperti berjalan, bersepeda, dan aerobik air akan membantu menurunkan berat badan, sedangkan latihan beban akan menambah kekuatan otot Anda.

* Pertimbangkan untuk melakukan olahraga sepeda telentang, karena ini memberikan dorongan yang cukup kuat pada bagian punggung, lutut dan sendi pinggul, yang dapat menimbulkan cedera.